Sabtu, 11 April 2015
Netty Heryawan Terima Penghargaan Kartini Award
Bandung.Swara Wanita.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mendapatkan penghargaan Kartini Award sebagai Ibunda Berprestasi Jawa Barat Tahun 2015 pada acara Launching Bandung Parent Community di Aula Universitas Kebangsaan Bandung, Sabtu (11/4).
Pada kesempatan ini Netty mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi dengan apa yang telah dilakukan oleh Universitas Kebangsaan dalam membentuk Bandung Parent Community. Karena hari ini kita menghadapi tantangan yang tidak sederhana dalam menyiapkan calon-calon pemimpin bangsa.
“Dengan adanya alat komunikasi yang ada saat ini sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Karena pola pengasuhan anak beralih kepada gadget tanpa adanya edukasi dan tatap muka antara orangtua dan anak,” lanjutnya.
Netty berharap dengan adanya Bandung Parent Community ini dapat menggerakan dan menyadarkan para orang tua betapa pendtingnya untuk menjaga, melindungi dan membentengi anak terhadap pengaruh negatif dari luar. Karena perempuan menjadi pengasuh utama dan pertama yang mempunyai kecerdasan dalam menjaga peradaban bangsa di masa yang akan datang.
Turut dihadiri oleh Rektor Universitas Kebangsaan DR. Lex Laksamana, Kepala Biro Bansos Setda Provinsi Jawa Barat Riyadi, Ketua TP PKK Kota Bandung Atalia Kamil dan Ketua Bandung Parent Community Tati Darwis.(die)
Athalia Praratya Kamil : “Ayo Kita Berprestasi Dan Ayo Kita Peduli “
Bandung.Swara Wanita.
Setiap tanggl 21
April kita memperingati hari Kartni , ini satu moment yang sangat penting bagi
kaum perempuan di Indonesia, selain
memperingati Hari Ibu.Hal ini merupakan moment Kebangkitan Perempuan-perempuan
Indonesia untuk dimunculkan lagi, termasuk di Kota Bnadung. Sekarang banyak perempuan-perempuan yang berprestasi ,
mereka juga turut serta yang
mengharumkan Nama Kota Bandung,
khususnya Jawa Barat. Saya kira
Moment-moment seperti ini bukan
dirayakan , tetapi kenapa diperingati karena pada saat ini saya kira
hal sangat penting Kesetaraan Gender
sudah sangat diperhatikan oleh Pemerintah. Kaum perempuan pada kodratnya
sebagai Ibu dan sebagai Istri .Akan
tetapi pada saat apa yang dilakukan oleh kaum laki-laki, sekarang ini banyak
dilakukan oleh kaum perempuan misalnya olah raga gulat, sepak bola, dll yang
mungkin dulu tidak pernah tersentuh oleh kaum perempuan.Bagaimana kemudian
Kegiatan-kegiatan memperingati Kartini
bisa mensemangati kaum perempuan kota
bandung begitu banyak lahan -lahan amal termasuk lahan –lahan untuk
berprestasi. Ujar Istri Walikota Bandung
Athalia Praratya Kamil, saat di temui Swara Wanita beberapa waktu lalu.Lebih
Lanjut ibu dari Camillia Laetitia Azzahra dan Emmiril Khan Mumtadz
mengatakan bahwa selaku Istri Walikota Bandung banyak menggemban kedudukan di bidang
Organisasi Mitra Pemerintah sebanyak 8
(delapan) dan luar Pemerintah jadi jadi sebanyak 19 (Sembilan belas) yang di ketuainya akan tetapi semuanya non provit, semuanya menyebarluaskan informasi contohnya kita bisa bagaimna menyebarkan
luaskan kegiatan-kegiatan serta program
–program dari pemerintah.Contohnya Termasuk PKK berjenjang dari pusat ke PKK
Kabupaten/Kota, PKK Kecamatan sampai
PKK Kelurahan bagaimana bisa menyebarkan informasi dari kota terutama.
Kiprah Perempuan di Kota Bandung kalau Indonesia punya kartini, kalau kita di Kota Bandung, khususnya Jawa
Barat mempunyai sosok Rd.Dewi
Sartika, kita ingin mengangkat Dewi Sartika sosok yang luar biasa yang berani mendobrak
pada zaman itu, bahwa kaum perempuan untuk maju dalam mengenyam pendidikan itu
sangat penting.Kadang kita berpikiran terlalu jauh, padahal di Kota Bandung
sendiri ada Tokoh Perempuan yang bisa jadi panutan bagi kaum perempuan semua yaitu Rd.Dewi Sartika
ujarnya.Harapannya mengajak seluruh perempuan Kota Bandung khususnya , pertama
sebagai perempuan kita bisa menunjukan terbaik di bidangnya. Siapapun dia bisa menunjukan yang terbaik, misalnya berprestasi di bidang
olah raga, berprestasi di bidang kuliner, desain hijab, atau apapun prestasi
yang bisa memajukan kaum perempuan.Bahwa saya sangat mendukung dan mendorong
berkaitan dengan pemberdayaan itu sendiri, termasuk saya menitipkan kepada
perempuan kota bandung untuk menjaga generasi penerus dan memberi contoh yang terbaik. Misalnya apa
yang kita lakukan , apabila kita buang sampah sembarangan akibatnya kita juga yang merasakannaya. Oleh
karena itu saya mengajak dalam 2 (dua)
hal yaitu “ Ayo Kita Berprestasi Dan Ayo Kita Peduli “ ujar Athalia.(diah/sapta)
Langganan:
Postingan (Atom)